Minggu, 18 Desember 2011

cinta berkawan..

Seutas tali memadu simpul tawamu,
Duhai kawan..
Simpulnya jatuh dipelupuk nurani yang tertambat cinta,
Cinta berkawan bersama nikmati semusim masa..

Disela kehangatan berkawan adalah Aku pandang,
Satu per satu garis wajahmu Hai kawan.. Penuh harapan..
Andai saja terus bersama setiap masa sehati..

Suratan Tuhan kita disini
Menapaki cerita bersama
Cinta berkawan karena sehati
Dalam kasih iLLahi
Tepiskan hal yang berbeda
Agar kisahmu teramat panjang
Simpan rapi harapan berkawan selamanya...

_edcoustic_

percakapan

Berawal dari sebuah pesan singkat dari seorang sahabat...
Rangkaian kata secara tak tersadari, terlontar dari kedua sahabat karib itu.

Sahabat A : “ Aku telah dijahati! ”.
Sahabat B : “ Balaslah dengan kebaikan dan InsyaAllah
                        itu lebih utama..”.
Sahabat A : “ Tapi, aku dibohongi? ”.
Sahabat B : “ Tetaplah dalam kejujuranmu..”.
Sahabat A : “ Dan aku di khianati?! ”.
Sahabat B : “ Maka berusahalah untuk selalu tepati janji..”.
Sahabat A : “ Aku kadang bosan, lelah dan ingin berhenti! ”.
Sahabat B : “ Cobalah jangan kau ucapkan itu lagi..”.
Sahabat B : “ Kau harus istiqamah menetapi Dien ini..”.
Sahabat A : “ Mengapa? ”.
Sahabat B : “ Karena Kau adalah seorang mukmin  dan kau hanya
 bisa berbahagia di jalan yang Rabb ridhoi..”.

sahabat, mari berjuang..

Sahabat...
Terkadang diri ini merasa lelah, lelah dengan segala problematika hidup.
Terkadang diri ini merasa tak mampu, dalam menyikapi semua.

Sahabat...
Perasaan lelah yang hinggap dalam diri ini,
perasaan ketidak-mampuan diri dalam menyikapi semua problematika hidup,
memang perihal yang lumrah yang setiap insan mungkin akan menjumpainya,

Sahabat...
Apakah semua itu akan menjadi sesuatu hal yang menyurutkan upaya kita??
Menghentikan segala usaha kita??

Yakinkan dalam hati...!
Bahwa Rabb tak akan memberikan ujian maupun cobaan yang diluar kemampuan seorang hamba untuk menyelesaikannya.
Rabb berfirman dalam surah  Al-Baqarah : 286,
       
Artinya : “Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya. ia mendapat pahala (dari kebajikan) yang diusahakannya dan ia mendapat siksa (dari kejahatan) yang dikerjakannya” . (mereka berdoa): "Ya Tuhan kami, janganlah Engkau hukum kami jika kami lupa atau kami tersalah. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau bebankan kepada kami beban yang berat sebagaimana Engkau bebankan kepada orang-orang sebelum kami. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau pikulkan kepada kami apa yang tak sanggup kami memikulnya. beri ma'aflah Kami; ampunilah Kami; dan rahmatilah kami. Engkaulah penolong kami, Maka tolonglah kami terhadap kaum yang kafir."


Azzamkan dalam qalbu...!
Bahwa setiap permasalahan ataupun kesulitan itu pasti akan ada penyelesaiannya (solve) dengan kemudahan yang Rabb berikan.
Bukankah Rabb berfirman, dalam surah Al-Insyirah 5 – 6 :
      
  Artinya :
“Karena Sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan, Sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan”.

Oleh karena itu sahabat...
Mari kita tetap berusaha menjalani semua ini, kita sikapi problematika hidup dengan sebaik-baik mungkin..
Semoga hati kita senantiasa bersyukur atas setiap apapun yang Rabb anugrahkan...
 
Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam
.

Wallahu’alam...

sebuah awal kawan..

awal yang menjadi penyemangat dalam menjalani kehidupan,
entah dari mana muncul keinginan untuk menulis,
ya..ini sebuah kesempatan untuk memulai,
keinginan dan semangat yang tak akan datang untuk kesekian kalinya,
berikan semangat itu!!
terima kasih, kawan.. n_n